Website tentang analisis ilmu ekonomi, pelajaran ekonomi, akuntansi, berita ekonomi Indonesia dan dunia

Pengertian Aktiva Lancar (Aset Lancar) dan Contohnya

El Heze
Dalam akuntansi kita mengenal adanya istilah aktiva atau aset. Aset itu sendiri dibagi menjadi 2, yaitu aset lancar dan aset tidak lancar. Aset lancar sesungguhnya memiliki peranan yang sangat besar bagi perusahaan, karena aset lancar yang besar dapat menjamin kelangsungan hidup perusahaan. 

Nah, bicara soal aset lancar, tahukah anda apa itu aset lancar? Dan apa saa contoh-contoh aset lancar? 

Pengertian aktiva lancar atau disebut sebagai aset lancar atau dalam bahasa inggrisnya adalah current assets adalah kekayaan berupa aset yang dimiliki perusahaan yang diharapkan bisa dikonversi (diubah) menjadi kas atau dijual / dikonsumsi habis dalam jangka waktu tidak lebih dari satu tahun buku.  

Contoh-contoh aktiva lancar adalah sebagai berikut: 

1. Kas dan Setara Kas 

Kas adalah aktiva lancar yang paling likuid karena kas dapat digunakan kapan saja dan merupakan alat pembayaran yang sah, sehingga ketika perusahaan membutuhkannya, perusahaan dapat mengambilnya sewaktu-waktu. Uang tunai, cek (yang belum ditarik atau diuangkan) yang berada di bank juga termasuk dalam kas. 

2. Piutang usaha

Piutang usaha merupakan tagihan perusahaan kepada kreditur atau pelanggan (perseorangan maupun badan usaha) sebagai akibat adanya transaksi penjualan barang secara kredit. Piutang memiliki jangka waktu yang ditetapkan oleh pihak perusahaan maupun kreditur. Pada umumnya, jatuh tempo piutang usaha adalah dibawah satu tahun, sehingga dimasukkan ke dalam aktiva lancar.

Apabila piutang usaha ini sudah dilunasi oleh pelanggan maka perusahaan akan memperoleh kas dari pelunasan tersebut,  

3. Investasi jangka pendek

Investasi jangka pendek sebenarnya masuk dalam 'setara kas', yaitu investasi jangka pendek yang siap dikonversikan atau dijual dalam bentuk kas, dan yang sudah mendekati jatuh tempo untuk dicairkan, umumnya paling lama adalah 3 bulan. Contohnya adalah efek sekuritas, aset derivatif yang ditujukan untuk dijual kembali. 
Contoh lain investasi jangka pendek adalah surat berharga, yaitu kepemilikan saham atau obligasi perusahaan yang bersifat sementara dan dapat dijual sewaktu-waktu.

4. Persediaan 

Persediaan adalah aktiva yang dimiliki perusahaan baik dengan tujuan untuk digunakan oleh perusahaan itu sendiri (untuk produksi, bahan baku) atau untuk dijual kembali (dalam hal ini adalah persediaan barang dagangan). 

Persediaan merupakan aset lancar karena pada umumnya barang2 persediaan akan segera digunakan perusahaan untuk produksi atau untuk dijual, terutama untuk bahan baku basah. Barang persediaan yang terlalu lama di gudang umumnya diantisipasi perusahaan, karena perusahaan akan menambah stock barang kalau perusahaan sedang membutuhkan.

5. Biaya dibayar dimuka 

Biaya dibayar dimuka adalah aktiva yang diperoleh sebagai akibat dari pembayaran yang manfaatnya tidak habis dipakai dalam satu periode akuntansi. Contohnya adalah sewa bangunan yang pembayarannya dilakukan dahulu dimuka untuk masa manfaat beberapa tahun mendatang, asuransi dibayar dimuka dan lain2. 

6. Perlengkapan kantor 

Perlengkapan kantor adalah perlengkapan2 perusahaan yang digunakan untuk mendukung operasional usaha dan bersifat HABIS PAKAI. Karena sifatnya habis pakai inilah maka perlengkapan kantor termasuk dalam aset lancar. Contoh perlengkapan kantor adalah: alat tulis kantor, amplop, kertas dan lain2. 

7. Wesel tagih

Wesel tagih / notes receivable adalah surat perintah penagihan dari perusahaan kepada pihak lain yang namanya tercantum dalam surat, dan pihak lain menyatakan janji (promes) mengenai kesanggupan membayar pada tanggal tertentu. 

Nah itulah pengertian aktiva lancar dan contoh-contoh aktiva lancar. Kalau anda baca-baca laporan keuangan perusahaan publik, anda pasti akan menemukan akun2 tersebut dalam laporan posisi keuangan.

Bagi rekan-rekan yang ingin belajar analisis laporan keuangan, sedang melakukan penelitian akuntansi tentang analisis laporan keuangan, rekan2 bisa mendapatkan ebooknya disini: Buku Analisis Laporan Keuangan + Bonus Ebook Statistik. 

0 comments:

Post a Comment