Website tentang analisis ilmu ekonomi, pelajaran ekonomi, akuntansi, berita ekonomi Indonesia dan dunia

Contoh Soal Free Cash Flow + Jawabannya

Dalam analisis laporan keuangan, kita tidak asing dengan istilah FREE CASH FLOW. Dalam Bahasa Indonesia artinya adalah Arus Kas Bebas. Free cash flow berguna untuk melihat berapa arus kas perusahaan yang tersisa di periode tertentu, setelah digunakan untuk membayar utang, biaya operasional dan lain-lain. 

 

Dengan memiliki free cash flow, dan semakin besar free cash flow hal ini menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kesehatan keuangan yang semakin bagus. Rumus free cash flow adalah sebagai berikut: 

Free Cash Flow = Arus kas dari aktivitas operasi - Belanja modal (Capital expenditure) 

Jadi untuk mencari nilai free cash flow, anda bisa melihat langsung melalui laporan keuangan perusahaan, khususnya di bagian laporan arus kas. Laporan arus kas memuat seluruh angka dan informasi yang dibutuhkan untuk menghitung free cash flow.

Yang dimaksud dengan belanja modal adalah seluruh pengeluaran yang berkaitan dengan pembelian aset-aset tetap untuk meningkatkan kegiatan operasional perusahaan. Misalnya perusahaan membeli mesin, kendaraan, bangunan / tanah. Itu adalah contoh dari capital expenditure. 

CONTOH SOAL FREE CASH FLOW 

Sekarang kita akan langsung masuk ke contoh soal free cash flow dan jawabannya. Diketahui data-data cash flow perusahaan PT Maju Abadi Sentosa sebagai berikut: 

Contoh soal free cash flow

Soal: Dari data-data laporan cash flow diatas, hitunglah free cash flow-nya

Jawaban: 

Rumus free cash flow = Arus kas aktivitas operasi - belanja modal = 

Rp30.000.000 - Rp2.400.000 - Rp2.700.000 = Rp24.900.000

Jadi free cash flow yang didapatkan adalah sebesar Rp24.900.000. Yang termasuk dalam belanja modal pada item cash flow diatas adalah penambahan aset tetap (Rp2.400.000) dan penambahan aset biologis (Rp2.700.000). 

Hal ini karena belanja modal itu berkaitan dengan pembelian aset yang dilakukan oleh perusahaan untuk meningkatkan aktivitas / kegiatan operasionalnya, sehingga hal-hal yang berkaitan dengan penambahan aset, akan dimasukkan ke dalam perhitungan cash flow di bagian belanja modal. 

Sedangkan hal-hal yang tidak berkaitan dengan penambahan aset tetap (investasi), seperti membayar dividen, membayar bunga, membayar beban keuangan, akuisisi perusahaan akan tidak termasuk dalam komponen belanja modal perusahaan. 

Itulah contoh soal free cash flow beserta jawabannya. Semoga bisa anda pahami lebih mudah. Intinya, dalam menghitung free cash flow, carilah komponen arus kas dari aktivitas operasi dan hal-hal yang berkaitan dengan belanja modal (biasanya pada akun pembelian aset tetap).  

MELIHAT FREE CASH FLOW DI LAPORAN KEUANGAN  

Di laporan keuangan perusahaan go public riil, anda juga bisa menghitung nilai free cash flow perusahaan. Kita akan masuk ke contoh free cash flow pada laporan keuangan. Disini kita menggunakan contoh laporan keuangan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). Perhatikan laporan arus kas INDF berikut ini: 

Laporan cash flow - contoh free cash flow (Klik untuk memperbesar)

Untuk menghitung berapa free cash flow yang dimiliki perusahaan, anda bisa melihat nilai Kas yang Neto yang Diperoleh Dari Aktivitas Operasi (Lihat tanda persegi hijau). Pada contoh diatas, nilai arus kas aktivitas operasi di tahun terakhir sebesar Rp13.855.497 (Angka dalam jutaan rupiah). 

Sedangkan yang dimaksud dengan belanja modal, bisa anda lihat pada akun Arus Kas dari Aktivitas Operasi. Carilah yang berkaitan dengan "penambahan aset". Pada contoh laporan arus kas INDF, ada dua akun penambahan aset, yaitu penambahan aset tetap dan penambahan aset biologis (Lihat tanda persegi merah). 

Pada tahun terakhir, nilai penambahan aset tetapnya sebesar Rp4.398.300 dan penambahan aset biologis sebanyak Rp194.004. Jadi, dari laporan arus kas INDF, kita dapat menghitung free cash flow-nya sebagai berikut: 

Rp13.855.497 - Rp4.398.300 - Rp194.004 = Rp9.263.193. Berarti, perusahaan Indofood memiliki "sisa" arus kas alias memiliki arus kas bebas (free cash flow) sebesar Rp9.263.193 (Angka dalam jutaan rupiah). 

Semoga pos ini bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang cara menghitung free cash flow beserta rumus-rumus dan komponen-komponen yang perlu diperhatikan.  

0 comments:

Post a Comment